Kenali Jenis Lemak Yang Ada Pada Makanan Anda

Kita mungkin jarang sekali memperhatikan jenis lemak yang ada pada makanan kita saat kita makan. Karena toh pada akhirnya kita lebih memperhatikan rasa makanan ketimbang memperhatikan jenis lemak apa yang terkandung pada makanan yang ada pada piring kita. Meski demikian bagi Anda yang sedang menjalani sebuah program diet, mungkin informasi ini akan sangat berguna untuk Anda.

Sumber lemak pada makanan

Sumber lemak pada makanan mana yang sering Anda konsumsi ?

Tubuh kita membutuhkan beberapa jenis lemak untuk dapat berfungsi secara normal. Oleh karena’nya, akan lebih bijaksana jika kita memilih jenis lemak makanan yang sehat dan kemudian menikmati mereka dalam jumlah yang sedang. Jadi lewat artikel yang akan admin sampaikan ini, mudah-mudahan bisa menambah sedikit wawasan kita semua, tentang beberapa jenis lemak yang biasanya terkandung pada makanan yang kita konsumsi.

Pertama: Kenali Jenis Lemak Yang Baik Dan Yang Buruk

Lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda merupakan pilihan yang terbaik. Carilah produk makanan yang  sedikit atau yang sama sekali tidak mengandung lemak jenuh, dan menghindari lemak trans. Karena keduanya meningkatkan kadar kolesterol darah dan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Tapi yang perlu diingat bahwa semua lemak mau itu yang baik ataupun yang buruk, keduanya tinggi akan kalori, sehingga mengukur dan mengkonsumsi dalam jumlah sedang adalah kuncinya.

Lemak yang baik:

Lemak tak jenuh tunggal dapat ditemukan dalam minyak zaitun, minyak canola, serta alpukat dan pada sebagian besar kacang-kacangan. Lalu lemak tak jenuh ganda dapat ditemukan dalam minyak nabati seperti minyak safflower, minyak jagung, minyak bunga matahari, kedelai, wijen dan minyak biji kapas. Lemak omega-3 yang ada pada lemak tak jenuh ganda ini konon dapat membantu fungsi dari sel-sel Anda.

Lemak yang kurang baik

Lemak jenuh ditemukan dalam banyak makanan dari hewani, seperti daging, unggas, lemak babi, kuning telur dan produk susu wholefat, termasuk mentega dan keju. Termasuk juga cocoa butter dan kelapa, minyak sawit dan minyak tropis lainnya, yang digunakan dalam banyak lighteners kopi, kerupuk camilan, makanan yang dipanggang, dan beberapa makanan olahan lainnya.

Lemak trans – juga disebut minyak sayur terhidrogenasi – yang ditemukan di lemak nabati mengeras, seperti margarin batangan.

SEE MORE: APA ITU LEMAK TRANS DAN KENALI BAHAYA LEMAK TRANS

Tips memilih makanan dengan berpatokan pada  jenis lemak yang baik

Pertama, fokus pada mengurangi pemilihan makanan yang tinggi akan lemak jenuh, lemak trans dan kolesterol. Kemudian menekankan pilihan makanan yang kaya akan lemak tak jenuh tunggal (MUFA) dan lemak tak jenuh ganda (PUFA). Tapi tetap hati-hati “jangan berlebihan” bahkan pada lemak sehat sekalipun. Karena semua lemak, termasuk lemak yang sehat tetap tinggi akan kalori.

Berikut adalah beberapa tips untuk membantu Anda membuat lebih lemak dalam diet Anda:

  • Gunakan label Fakta Nutrisi dan daftar bahan makanan ketika memilih makanan. Carilah jumlah lemak trans yang terdaftar. Secara hukum satu porsi makanan yang mengandung kurang dari 0,5 gram lemak trans dapat diberi label sebagai 0 gram.
  • Siapkan ikan, seperti salmon dan makarel, dan bukan daging-dagingan,  setidaknya dua kali seminggu untuk mendapatkan sumber asam lemak omega-3 yang sehat. Ukuran batasnya 4 ons/porsi untuk seafood, dan sebaiknya dipanggang bukan digoreng.
  • Gunakan minyak nabati cair bukan lemak padat. Misalnya, tumis dengan minyak zaitun sebagai pengganti mentega, dan minyak canola digunakan saat memanggang.
  • Gunakan minyak zaitun dalam salad dressing dan bumbu-bumbu.
  • Pilih susu yang rendah lemak.

Semoga informasi singkat mengenai jenis lemak pada makanan ini bisa bermafaat untuk kita semua.