Terapi Insulin Alternatif Pengobatan Penderita Diabetes Melitus

Terapi Insulin adalah jenis pengobatan diabetes yang tujuannya adalah mengontrol glikemi (konsentrasi gula darah) hingga mencapai kadar gula darah yang mendekati kondisi normal (kadar gula darah orang sehat), dengan cara menyuntikan Insulin Eksogen (Insulin buatan, yang berupa obat atau suatu produk farmasi) kedalam tubuh penderita diabetes melitus pada bagian-bagian tubuh tertentu yang sudah ditentukan.

Terapi Insulin ini diberikan kepada penderita diabetes karena kadar gula darah dalam tubuh yang sudah sangat tinggi dan tidak terkontrol. Meningkatnya kadar gula ini bisa saja terjadi karena hormon insulin alami yang bertugas mengontrol kadar gula darah jumlahnya mungkin tidak memadai karena diakibatkan adanya gangguan pada sel-sel beta (β) Pulau langerhans pankreas penghasil hormon insulin, dan keadaan ini biasa disebut dengan “sekresi insulin”. Atau karena sel-sel tubuh gagal atau tak mampu merespon insulin secara baik/normal, atau biasa disebut dengan “Resistensi Insulin”.

Pengobatan Diabetes dengan Suntik Insulin
Image credit: Insulin injection by medicalpicturesinfo.com, at medicalpicturesinfo.com/insulin-injection-sites/

Sebenarnya hormon insulin diproduksi secara alami oleh sel-sel beta (β) Pulau langerhans pankreas di dalam tubuh, dan hormon insulin alami ini disebut dengan nama insulin endogen. Sedangkan insulin yang digunakan untuk terapi insulin adalah insulin buatan, yang berupa obat atau suatu produk farmasi, dan insulin ini biasa disebut dengan insulin eksogen.

Cara Pengobatan Diabetes Melitus Dengan Terapi Insulin

Metoda suntik adalah cara terbaik bagaimana terapi insulin tersebut diberikan kepada penderita diabetes. Karena setelah insulin eksogen tersebut disuntikan kepada tubuh sipenderita, maka seketika itu juga insulin akan diserap kedalam aliran darah dan segera menyebar ke seluruh tubuh.

Setelah menyebar di dalam tubuh maka insulin eksogen (insulin buatan) ini akan segera bekerja dan berfungsi sebagaimana layaknya insulin alami, dan sel-sel tubuhpun bisa bekerja kembali merubah glukosa menjadi energi. Sel-sel tubuh memang membutuhkan insulin untuk membantu membawa glukosa masuk kedalam sel tubuh sebelum merubahnya menjadi energi. Karena proses perubahan glukosa menjadi energi kembali berjalan maka lambat laun kadar gula darahpun akan menurun.

Bagaimana & Dibagian Manakah Insulin Disuntikan ?

Bagi Anda yang belum tahu atau sedang mencari info tentang bagian tubuh manakah yang merupakan tempat obat diabetes dengan terapi insulin ini disuntikan, karena beda tempat beda juga daya serapnya, dan yang jelas penyuntikan tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Berikut ini adalah penjelasan bagaimana dan dibagian tubuh manakah yang merupakan tempat insulin bisa disuntikan beserta penjelasannya:

Bila kadar gula darah sipenderita sangat tinggi maka sebaiknya penyuntikan insulin dilakukan pada area perut karena penyerapan insulin bisa lebih cepat dan juga lebih konsisten dibandingkan bagian tubuh lainnya. Namun perlu juga untuk diperhatikan, jika kadar gula darah sedang rendah usahakan untuk tidak menyuntikan insulin pada area perut.

Bila diurutkan berdasarkan kecepatan insulin tersebut diserap oleh tubuh maka urutannya adalah, perut (absorpsi cepat), lengan atas (absorpsi sedang/medium), dan bagian paha serta bokong (absorpsi lambat). Untuk lebih jelasnya Anda bisa lihat gambar diatas.

Usahakan untuk tidak menyuntikan insulin pada titik lokasi yang sama dalam jangka waktu yang lama, lakukan rotasi atau berpindah kira-kira 2,5 cm dari lokasi awal suntikan (misalnya 1 minggu sekali). Karena penyuntikan insulin pada lokasi yang sama dalam jangka waktu yang lama bisa menyebabkan gangguan penyerapan pada insulin yang disuntikan, serta bisa menimbulkan apa yang disebut dengan perlemakan. Seperti kejadian yang dialami oleh seorang pria asal Johannesburg, Afrika Selatan (nama disamarkan), jadi pada bagian bawah pusar tempat dia menyuntikan insulin terjadi pembengkakan lemak sebagai akibat penyuntikan insulin pada tempat yang sama selama 30 tahun. Lemak tersebut menggantung seperti sebuah bokong yang menyembul dan menggantung dibawah pusar.

Pada artikel selanjutnya tipsdiet.net akan coba menjelaskan jenis-jenis insulin, dan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi jenis pemilihan insulin yang digunakan. Buat Anda yang sudah membaca artikel  ” Pengobatan Diabetes dengan terapi insulin” ini, semoga artikel ini bisa memberi pencerahan, semoga bermanfaat.