Pompa Insulin Teknologi Untuk Penderita Diabetes Melitus

Penderita Diabetes Melitus kini semakin terbantu dengan kemajuan teknologi yang semakin canggih. Teknologi ini berupa sebuah alat yang dinamakan Insulin pumps atau pompa insulin. Jadi pompa insulin ini bisa sangat membantu mengurangi kesulitan mereka yang kesulitan mengontrol kadar gula darah, sehingga selalu dalam rentang kadar yang aman.

Orang yang menderita diabetes tidak bisa membuat atau menggunakan insulin sebagaimana mestinya didalam tubuhnya. Sedangkan insulin sendiri sangat dibutuhkan untuk merubah glukosa dalam makanan untuk dijadikan energi.

Pompa Insulin Alat Bantu Bagi Penderita Diabetes Melitus

Pompa Insulin
Image: ZooFari, Wikipedia Public Domain

Pompa Insulin adalah sebuah alat yang berfungsi memompa insulin secara stabil, sekalipun Anda sedang dalam tidur. Pompa ini berukuran sebesar pager yang dipakai di luar tubuh. Alat ini menghubungkan sebuah tabung yang membawa insulin ke tabung lain yang dimasukkan di bawah kulit penderita diabetes melitus. Perlu diingat, tabung ini harus diganti setiap beberapa hari.

Ada sejumlah pompa insulin yang disetujui FDA (US Food and Drug Administration) di pasar, salah satunya adalah yang mengunakan teknologi nirkabel. Disebut dengan nama Patch Pump, perangkat ini memiliki insulin dalam sebuah pod dan dikenakan pada tubuh dengan tabung kecil yang dimasukkan di bawah kulit setiap beberapa hari. Pengiriman insulin dikendalikan melalui sebuah perangkat genggam, yang disertakan saat pembelian alat pompa tersebut.

Selain itu, ada alat lain yang dapat membantu mengontrol kadar gula darah yang bernama Continuous Glucose Monitor (CGM). Menurut FDA,  alat ini memiliki sensor yang memeriksa level glukosa (gula darah) setiap lima menit sekali. CGMs akan membantu Anda untuk menunjukkan apakah gula darah Anda meningkat, jatuh atau berada pada level yang stabil.Kemudian data kadar gula darah tersebut akan dikirimkan secara wireless/nirkabel ke sebuah receiver atau alat penerima. Meski begitu, sesekali Anda masih perlu untuk memeriksa gula darah Anda secara berkala secara manual, sekaligus untuk mengetahui apakah alat CGM tersebut masih berfungsi dengan baik atau tidak.

Ada juga pompa insulin yang sudah CGM-enabled. Jadi kedua alat tersebut akan berkerja sama dalam mengontrol gula darah. Jadi sensor gula darah dari CGM akan dikirimkan langsung secara wireless / nirkabel ke layar pompa insulin

“Perangkat ini merupakan kemajuan teknologi yang penting untuk mengatasi beberapa tantangan penderita diabetes dalam mengelola gula darah mereka,” Ujar Alberto Gutierrez, direktur Kantor FDA In Vitro Diagnostik dan Radiologi.

“Disaat mereka (Alat CGMs – Continuous Glucose Monitor ) menjadi lebih terintegrasi dengan pompa insulin, CGMs dapat meringankan beban harian para penderita diabetes yang menyulap penggunaan beberapa perangkat medis,” tambahnya.

Perlu Anda ketahui, saat ini para ilmuwan juga sedang bekerja keras mengembangkan sebuah alat sistem pankreas buatan yang menggabungkan teknologi CGM dan pompa insulin dengan sebuah komputer canggih. Nantinya komputer ini akan memprediksi kadar gula darah dan kebutuhan insulinnya. Menurut FDA, sistem ini akan memonitor kadar gula darah dan secara otomatis akan memompa insulin dengan dosis yang tepat sesuai yang diperlukan.

Bagi para penderita Diabetes, teknologi ini mungkin bisa memberikan harapan supaya mereka dapat hidup lebih baik. Semoga artikel “Pompa Insulin Teknologi Untuk Penderita Diabetes Melitus” ini bermanfaat untuk Anda.

Sumber: National Diabetes Information Clearinghouse (NDIC)