Pengalaman diet inspiratif: Kisah Jai Harms Si Maniak Games

Pengalaman diet berikut ini mungkin bisa menjadi kisah inspiratif buat teman-teman semua. Seorang pemuda bernama Jai Harms, adalah seorang pemuda yang maniak sekali dengan video games dan juga pecinta makanan cepat saji. Ketika umurnya baru genap 14 tahun, Jai Harms memiliki berat badan hingga 280 pounds atau sekitar 126 kg lebih. Namun berkat cita-citanya yang ingin menjadi seorang marinir, kini di umurnya yang 17 tahun Jai Harms berhasil menurunkan berat badannya hingga lebih setengah dari berat awal tubuhnya. Karena kisah perjuangan Jai Harms ini cukup menginspirasi banyak orang, sehingga beberapa media online banyak yang mengangkat kisahnya termasuk salah satu portal berita ternama Dailymail.co.uk.

Kisah inpiratif Jai Harms dalam menurunkan berat badan

Kisah inpiratif Jai Harms dalam menurunkan berat badan

Diketahui, Jai Harms adalah seorang pemuda asal Waterlooville, Inggris. Dia bisa menghabiskan 84 jam seminggu atau 12 jam sehari untuk duduk bermain games X-BOX kesayangannya. Namun di umurnya yang 17 tahun, kini Harms bertransformasi menjadi seorang pemuda yang tampan dengan tubuh proporsional, setelah berjuang selama 3 tahun demi tekadnya menjadi seorang marinir. Karena kegigihan dan keberhasilan inilah maka kisah sipemuda maniak games ini dianggap bisa menginspirasi banyak pemuda lain seumurannya. Jai menceritakan perjuangannya kepada wartawan bagaimana ia bisa bertransformasi menjadi Jai Harms yang sekarang, termasuk pengalaman diet‘nya dengan menyingkirkan makanan cepat saji dari dalam pikirannya.

Jai Harms Menceritakan Pengalaman Diet dan Perjuangannya Kepada Awak Wartawan

Diketahui berat badan Jai semakin membengkak ketika umurnya genap 14 tahun. Ini terlihat pada foto ulang tahunnnya yang ke-14 dimana Jai terlihat sangat gendut sekali. Jai mengungkapkan kepada wartawan, kenapa dia bisa seperti itu:

“itu sangat buruk, ketika saya ingin maka saya akan makan apa yang saya inginkan. Saya akan melakukan kunjungan rutin ke McDonald dan memesan McFlurrys dan milkshake sebagai makanan” tuturnya.” Dan makan siang saya biasanya empat daging gulung” tambahnya.

“Ayah saya dulu bekerja untuk sebuah restoran Cina, dan sering mengirimkan makanan disetiap penghujung hari setiap harinya, sehingga kita selalu mendapatkan makanan gratis”.

“Ketika masih sekolah, aku hampir tidak bergerak. Aku hanya duduk dan bermain Xbox selama hampir 12 jam setiap harinya, bahkan mungkin saja bisa lebih, dari saat aku bangun sampai aku pergi tidur. Saya akan bermain game balap mobil dan sepak bola FIFA” tutur Jai Harms.

“tapi aku bahkan tidak lagi melihat Xbox sekarang”.

Transformasi Jai Harms menjadi seorang calon marinir yang gagah

Transformasi Jai Harms menjadi seorang calon marinir yang gagah

 

Saat di sekolah, Jai sering dibully karena berat badannya. Tapi pada malam tahun baru 2011, keputusannya telah mengubah hidupnya. Dimana dia mengatakan kepada ibunya Andrea-48 tahun, bahwa ia ingin mengambil boxing.

Disamping boxing, Jai juga mulai melakukan lari setidaknya 3 kali dalam seminggu. dan karena aktifitasnya ini, maka berat tubuhnya mulai menurun 3-4 pounds dalam seminggu. Bahkan saat ia terdaftar di sekolah persiapan militer (MPCT – Military Preparation College & Military Training), berat badannya terus mengalami penurunan. Jai Herms bahkan dinobatkan sebagai juara tinju untuk anak seusianya.

Jai juga mengatakan kepada wartawan:

“Saya selalu ingin terlihat seperti petinju Floyd Mayweather” ujarnya. “dia inspirasi terbesar saya dalam hidup” tambahnya.

” Saya juga sering menyaksikan banyak program TV tentang orang-orang yang ingin menurunkan berat badan” “dan berpikir, jika orang lain bisa melakukannya, maka sayapun bisa melakukannya” tambahnya.

Menurut Jai, orang tuanya sangat mendukung apa yang dilakukannya, Ibunya sering membuatkannya sarapan sehat setiap pagi, sedangkan ayahnya selalu berada bersamanya saat latihan, bahkan saat awal dia melakukan ini semua.

Sekarang Jai untuk sementara hanya mengkonsumsi pasta dan ayam, serta beberapa makanan berprotein lainnya, ditengah kesibukannya  antara 5 jam berlatih militer dan melakukan gym. Selain itu, sekarang Jai bisa berlari sejauh 1,8 mile (± 2,5 km) hanya dalam waktu 8 menit saja.

“Semua orang di sekolah Persiapan militer sangat membantu. Jadi saya tahu, bahwa tidak perlu ada yang harus dikhawatirkan saat memutuskan untuk bergabung” tutur Jai.

“Hal ini adalah sebuah tantangan, namun kita semua disini adalah satu keluarga besar, dan semua orang saling membantu satu sama lain sampai apa yang mereka impikan tercapai” tutur Jai Harms.

Disamping keberhasilan dalam hal fisik, Jai juga memiliki kemajuan yang sangat baik dalam hal keterampilan akademiknya, seperti yang dia ungkapkan berikut ini:

“Saya sekarang jauh lebih percaya diri, terorganisir dan saya juga berhasil meningkatkan kemampuan matematika dan berbahasa Inggris juga. Teman-teman dan keluarga saya sangat bangga, dan mereka tak henti-hentinya mengatakan seberapa baik apa yang telah saya lakukan, terutama ayah saya, instruktur militer dan pelatih tinju saya. ” tutur Jai.

Sekarang Jai hanya tinggal menyelesaikan pelatihannya di sekolah persiapan militer (MPCT – Military Preparation College & Military Training), sebelum dia benar-benar mendaftarkan diri ke Royal Marine commando unit, yang mana minimum umur yang boleh mendaftar adalah 19 tahun.

Sementara itu, Nathan Gibbons, Kepala Fisik Literasi di MPCT, mengemukakan pendapatnya tentang Jai,

“Sungguh menakjubkan melihat bagaimana Jai telah merubah hidupnya menjadi lebih fit, sehat dan mempunyai motifasi. Dia adalah bukti hidup bahwa dengan kerja keras, tekad dan dukungan, orang-orang muda dapat mencapai hal-hal yang luar biasa. “

Itulah kisah transformasi Jai Harms, dari seorang pemuda bertubuh gemuk penggila video games menjadi seorang calon marinir yang gagah. Jadi bagaimana dengan Anda? Semoga pengalaman diet Jai Harms ini bermanfaat untuk kita semua.