Mengenal Apa Itu Diet Shangri-La

Salah satu alasan kuat seorang penderita obesitas mau melakukan program diet atau menurunkan berat badan, adalah karena mungkin mereka mulai sadar bahwa memiliki hidup yang sehat tentu lebih baik dibandingkan dengan keadaan yang mereka alami sekarang. Sehingga para penderita ini mulai memperbaiki pola hidup mereka dengan cara mengatur makanan yang biasa dikonsumsi serta mencari jenis program diet yang cocok untuk mereka.

Image Credit : Hips don’t lie Barbie or Ken with tape measure around their hips By: kirsche222 @http://www.freeimages.com/photo/754302

Pola makan yang sehat dan berat badan yang ideal tentulah lebih baik karena dapat mencegah penyakit seperti jantung, diabetes, dan penyakit yang berhubungan dengan kolesterol lainnya. Lalu, apakah Anda sudah menentukan jenis program diet seperti apa yang akan Anda jalani nanti, atau mungkin Anda baru atau sedang mencari-cari info mengenai program diet. Jika ia, maka semoga info mengenai Diet Shangri-la berikut ini bisa memberikan informasi berharga untuk Anda.

Apa Itu Diet Shangri-la

Diet Shangri-la adalah sebuah program diet yang ditemukan dan pertama kali diperkenalkan oleh seorang profesor di bidang Psikologi, Seth Roberts. Intinya, prinsip dari diet shangri-la adalah memanipulasi rasa lapar dengan menghubungkan rasa dan kalori pada gula pasir, madu, dan minyak tertentu seperti minyak kelapa murni. Dalam penjelasan lain, diet shangri-la adalah sebuah teknik atau sebuah metoda untuk mengurangi nafsu makan seseorang supaya berkurang dengan cara menyelipkan makanan rendah kalori yang  mempunyai rasa ekstrim disela-sela sebelum makan utama.

Profesor Seth Roberts, sang penemu diet shangri-la telah bertahun-tahun meneliti dan menganalisis kenapa banyak sekali orang gagal dalam program diet yang mereka jalani. Bahkan sang profesor menjadikan tubuhnya sebagai alat percobaanya sendiri, sampai pada akhirnya dia menemukan sebuah cara yang sangat efektif untuk menurunkan berat badan tanpa perlu berpantang dari makanan-makanan yang Anda suka. Profesor Seth Roberts sang penemu diet shangri-la ini menuturkan bahwa siapa saja yang melakukan diet ini dengan benar maka rasa laparnya akan berkurang, sehingga tidak rakus saat makan. Diet Shangri-la juga dikalim aman bagi penderita maag dan penyakit lainnya.

Cara & Jenis Diet Shangri-la

Berikut ini adalah beberapa jenis diet shangri-la dan cara melakukannya, selamat menyimak:

Diet Shangrila 1 :  Diet Dengan Gula Pasir

Untuk jenis diet shangrila yang pertama ini, saya rasa semua bisa mencobanya kecuali mereka yang mengidap diabetes. Karena kita hanya memerlukan segelas air hangat dan 1 sendok gula pasir, berikut caranya:

  1. Ambil 1 sendok makan gula pasir
  2. Setelah itu, ambil 1 gelas air, kira-kira 250ml. (Usahakan air yang cukup hangat)
  3. Larutkan gula tersebut pada segelas air hangat sampai benar-benar larut
  4. Minumlah secara perlahan-lahan (disruput), supaya tubuh tidak terlalu cepat mencerna gulanya dan gula darah tidak naik dengan cepat
  5. Minumlah air gula tersebut minimal 2 kali sehari minimal sebelum/sesudah makan

Usahakan meminumnya 2-3 jam sebelum atau sesudah makan, misal: minumlah 2-3 jam sesudah kita sarapan dan 2-3 jam sesudah makan siang. Atau meminumnya 2 jam sebelum makan siang dan 2 jam sebelum makan malam, yang terpenting jangan meminumnya kurang dari 1 jam sebelum atau sesudah makan.

Disarankan untuk tidak menggunakan gula yang berwarna putih sekali, karena dikhawatirkan gula tersebut mengandung pemutih. Kemudian usahakan juga untuk tidak mencampur air gula tadi dengan bahan lainnya seperti teh, lemon, madu atau bahan lainnya. Jangan juga menggunakan pemanis buatan karena pemanis buatan tidak mengandung kalori.

Diet Shangrila 2 :  Diet Dengan Minyak Zaitun

Untuk Anda yang mempunyai masalah dengan gula darah sehingga tidak bisa melakukan diet dengan cara yang pertama, karena alasan takut diabetes atau tidak suka rasa manis, maka Anda bisa mencoba dengan cara yang kedua. Belilah minyak zaitun murni tanpa rasa zaitun yang kuat di supermarket, dan biasanya bertuliskan Extra light tasting  olive oil dan jangan memilih yang Extra virgin olive oil yang berwarna kuning kehijauan karena yang ini mempunyai rasa zaitun yang kuat. Untuk caranya simak dibawah ini:

  • Kita hanya cukup meminum 1 sendok makan saja minimal 2x sehari
  • Minumlah 1 jam sebelum atau sesudah makan (makin lama waktunya maka makin baik)
  • Bisa juga meminumnya 2 jam sesudah sarapan dan 2jam setelah makan siang
  • Atau bisa juga diminum 2 jam sebelum makan siang atau 2 jam sebelum kita makan malam
  • Kalau dilihat mungkin hampir mirip dengan cara yang pertama

Note: Usahakan untuk meminumnya 1 jam setelah atau sebelum makan, yang penting jangan kurang dari 1 jam saja. Menurut info, jangan takut meminum kinyak zaitun karena kolesterol naik karena minyak zaitun tergolong minyak yang menyehatkan.

Diet Shangrila 3 :  Diet Dengan Minyak Kelapa Murni (VCO – Virgin Coconut Oil)

Untuk tips diet shangri-la yang ketiga adalah menggunakan minyak kelapa murni. Usahakan untuk membeli minyak kelapa murni yang berwarna bening seperti air karena kualitasnya memang yang terbaik, dan Anda bisa mencarinya di apotik atau toko obat.

Untuk cara penggunaanya sama saja seperti yang dijelaskan pada diet shangri-la dengan minyak zaitun, yaitu usahakan diminum 1 sendok makan minyak kelapa murni tersebut tidak kurang dari 1 jam sebelum atau sesudah makan. Atau 2 jam setelah sarapan dan 2 jam setelah makan siang, dan bisa juga 2 jam sebelum makan siang dan 2 jam sebelum makan malam.

 Usahakan untuk konsisten dengan niat diet yang sudah Anda ikrarkan, karena konsisten adalah kuncinya. Jangan sekarang melakukan minggu depan Anda tinggalkan, karena semua usaha Anda semuanya hanya akan sia-sia. Semoga bermanfaat.