Mengenal Apa itu Diabetes dan Bahayanya

Diabetes, sering sekali kita mendengarnya sebagai penyakit yang berbahaya. Diabetes atau sering juga disebut dengan diabetes mellitus didunia kedokteran ini termasuk kedalam 10 besar penyakit berbahaya yang diderita di Indonesia.  Tahun 2005 saja penderita penyakit diabetes ini sudah mencapai angka 5 juta jiwa, dan mungkin 2014 ini angkanya bisa melonjak menjadi 2 kali lipat dikarenakan kurangnya kesadaran masyarakat akan bahaya penyakit diabetes ini, ditambah banyaknya makanan dan minuman yang tidak sehat yang beredar disekitar kita.

Mengenal Bahaya Diabetes dan Jenis Diabetes

Mengenal Bahaya Diabetes dan Jenis Diabetes
Image credit: Diabetes (Blood glucose monitor and flex pen ) by Foobean01, at www.freeimages.com/photo/550152

Diabetes Mellitus menggambarkan suatu penyakit metabolik di mana seseorang memiliki kadar gula darah tinggi (gula darah), baik karena produksi insulin tidak memadai, atau karena sel-sel tubuh tidak merespon dengan baik terhadap insulin, atau keduanya. Pasien dengan gula darah tinggi biasanya akan mengalami poliuria (sering buang air kecil), mereka akan menjadi semakin haus (polidipsia) dan lapar (polifagia).

Jenis dan Tipe Penyakit Diabetes Mellitus

Ternyata penyakit Diabetes Mellitus itu ada beberapa tipe, dan berikut ini akan dijelaskan 2 tipe diabetes mellitus yang paling banyak diderita

1. Diabetes Mellitus Tipe 1 (Insulin Dependent Diabetes Mellitus)

Diabetes Mellitus Tipe 1 adalah diabetes yang terjadi karena gangguan produksi insulin. Diabetes Mellitus Tipe 1 biasanya terjadi karena disebabkan oleh adanya kerusakan sel-sel beta (β) Pulau langerhans yang disebabkan oleh reaksi autoimun, atau bisa juga disebabkan oleh bermacam-macam virus, diantaranya virus Cocksakie, Rubella, CMVirus, Herpes, dan lain sebagainya. Pulau langerhans adalah bagian dari pangkreas yang terdapat 3 buah sel yang disebut dengan sel β, sel α dan sel δ, yang mana masing masing sel mempunyai fungsinya masing masing, berikut keterangannya:

  1. Sel-sel β memproduksi insulin
  2. Sel α memproduksi glukagon
  3. Sel δ memproduksi hormon somatostatin

Akibat dari reaksi autoimun atau serangan virus ini tampaknya mengakibatkan sel beta (β) ini rusak dan terjadinya defisiensi sekresi insulin, dan inilah penyebab dari Diabetes Mellitus tipe 1. Pasien dengan diabetes tipe 1 harus mengambil suntikan insulin selama sisa hidup mereka. Mereka juga harus memastikan tingkat glukosa darah yang tepat dengan melakukan tes darah secara teratur dan mengikuti diet khusus

2. Diabetes Mellitus Tipe 2 (Non-Insulin Dependent Diabetes Mellitus)

Diabetes Mellitus tipe 2 adalah penyakit diabetes yang paling banyak penderitanya, dan umumnya kebanyakan penderitanya berusia >45 tahun. Biasanya, diabetes tipe 2 ini diakibatkan oleh beberapa faktor seperti:

  1. Obesitas atau kelebihan berat badan
  2. Diet tinggi lemak dan rendah serat
  3. Kurang gerak badan.

Perbedaan Diabetes Mellitus tipe 1 dan 2 adalah, bahwa pada diabetes mellitus Tipe 2 bukan disebabkan oleh kurangnya sekresi insulin, melainkan dikarenakan sel-sel sasaran insulin gagal atau tak mampu merespon insulin secara normal. Keadaan ini lazim disebut sebagai “Resistensi Insulin”. Resistensi insulin banyak terjadi di negara-negara maju seperti Indonesia, antara lain sebagai akibat dari obesitas, gaya hidup kurang gerak (sedentary), dan penuaan.

  1. Bahaya Penyakit Diabetes Mellitus
  2. Berikut ini adalah bahaya-bahaya yang bisa diakibatkan oleh penderita diabetes mellitus:
  3. Bereksiko mengalami komplikasi penyakit untuk jangka panjang
  4. Bereksiko mengalami amputasi pada bagian tubuh
  5. Penyakit jantung dan stroke
  6. Kerusakan ginjal

Demikian ulasan singkat mengenai apa itu diabetes, jenis diabetes yang paling banyak sering diderita, dan bahaya yang bisa dialami oleh para penderita diabetes mellitus. Semoga bermanfaat.