Manfaat Diet Mediterania Memperlambat Penyakit Alzheimer

Satu lagi info terbaru dari manfaat diet mediterania. Para peneliti Italia dari University of Bari Aldo Moro menunjukan bahwa diet mediterania bisa menjadi salah satu diet yang dapat memperlambat perkembangan penyakit Alzheimer.

Risiko penyakit Alzheimer meningkat sejalan dengan usia, dan untuk itu dibutuhkan sesuatu untuk memperlambat timbulnya penyakit Alzheimer ini agar harapan hidup bisa terus meningkat. Menurut Asosiasi Alzheimer, pada tahun 2013, sekitar ± 5 juta penderita penyakit Alzheimer dari total 5,2 juta orang  di Amerika Serikat berusia di atas 65 tahun, angka ini diperkirakan akan terus meningkat menjadi 13,8 juta pada tahun 2050.

Dalam ketiadaan pengobatan untuk penyakit Alzheimer, membuat perubahan dalam pola makan dan gaya hidup mungkin merupakan pendekatan yang efektif untuk menunda onset Alzheimer. Namun, perubahan ini harus dilakukan sejak usia dini mengingat bahwa fase asimtomatik penyakit Alzheimer dapat hadir selama lebih dari dua puluh tahun sebelum gejala penyakit melemahkan ini muncul.

Untuk memungkinkan diagnosis dini penyakit Alzheimer, pada tahun 2011 National Institute of Aging and Alzheimer’s Association merevisi kriteria diagnosis yang digunakan sejak tahun 1984. Meskipun tidak standar untuk diagnosis klinis, namun tiga tahap yang diusulkan tersebut meliputi: penyakit Alzheimer praklinis; kerusakan kognitif ringan akibat penyakit Alzheimer; dan demensia akibat penyakit Alzheimer.

Diet Mediterania mengurangi reksiko penurunan fungsi kognitif

alzheimer
Image credit: Alzheimer by Gerd Altmann, at Pixabay.com

Pada april 2014 lalu diterbitkan sebuah isu tentang laporan nutrisi terbaru, dalam review artikel tersebut dilaporkan bahwa keseriusan yang lebih tinggi dalam menjalani diet Mediterania dapat mengurangi reksiko dari kelemahan, sebuah kondisi fisik yang berhubungan dengan usia dan peningkatan risiko penurunan fungsi kognitif.

Lalu apa itu fungsi Kognitif ? Fungsi Kognitif adalah kemampuan manusia untuk menerima, mengolah, menyimpan serta menggunakan kembali semua masukan sensorik secara baik, seperti mengingat, belajar, mengatur rencana, memecahkan masalah dan lain-lain.

Selain itu, artikel ini menemukan bahwa kepatuhan terhadap diet Mediterania dapat bermanfaat di semua tahapan penyakit Alzheimer karena memperlambat penurunan kognitif; penundaan perkembangan dari gangguan kognitif ringan menjadi demensia akibat penyakit Alzheimer (demensia adalah gangguan kognitif dan memori yang dapat mempengaruhi aktifitas sehari-hari);  dan juga mengurangi risiko kematian akibat penyakit Alzheimer.

Meskipun penelitian lebih dalam bentuk uji klinis acak diperlukan, kebanyakan studi dalam artikel ini menunjukkan bahwa penerapan diet Mediterania sebagai diet model awal hingga pertengahan-hidup mungkin bermanfaat untuk menunda timbulnya penyakit Alzheimer.