Lentil – Apa itu Kacang Lentil

Lentil atau kacang lentil adalah tumbuhan yang dikelompokkan sebagai kacang dan polong-polongan, serta merupakan bagian dari legume family. Lentils sama seperti kacang-kacangan pada umumnya, yaitu mereka tumbuh dalam polong atau cangkang, dimana masing-masing cangkang berisi 2 buah biji kacang. Namun mereka mempunyai bentuk yang khas, yaitu kacang-kacangan yang mempunyai bentuk seperti lensa.

Lentil - kacang lentil

Lentil – kacang lentil

Pohon kacang lentil tingginya kurang lebih cuma 40 cm, meski begitu jenis kacang ini tinggi akan kandungan protein, asam folat, zat besi, fosfor, kalium, serat dan rendah akan lemak, sehingga membuat mereka bisa menjadi pengganti yang sehat untuk daging. Lentil biasanya diolah dengan cara dibuat hidangan seperti sup, salad, sedangkan di India kacang lentil sering dibuat puree atau dal.

Jenis-Jenis Lentil

Secara umum lentil mungkin banyak jenisnya, dan bisa dibedakan melalui warna dan juga ukuran kacangnya. Tapi yang paling umum dan sering digunakan ada 3 jenis, yaitu lentil coklat (brown lentil), hijau (green lentil), dan merah (red lentil).

  • Lentil coklat. Yang paling mahal, mereka melunak bila dimasak dan bisa menjadi seperti bubur. Biasanya digunakan untuk sup.
  • Lentil hijau. Biasanya sering disebut juga sebagai lentil Perancis, dan jenis ini memiliki rasa nuttier atau rasa seperti kacang, dan tetap mempunyai bentuk ketika dimasak atau tidak mudah hancur. Lentil hijau biasanya sangat baik untuk dibuat salad.
  • Lentil merah. Jenis ini paling cepat matang saat dimasak dan mudah hancur. Saat dimasak lentil merah biasanya akan berubah menjadi warna keemasan. Rasanya ringan dan lebih manis dari pada lentil hijau, dan biasanya sering dijadikan olahan seperti puree dan dal di India.

Manfaat Mengkonsumsi Lentil

Berikut ini beberapa fakta dan manfaat dari mengkonsumsi lentil yang bisa didapat.

1. Menurunkan Kolesterol – Penelitian menunjukan, mengkonsumsi lentil dan keluarga legume lainnya bisa membantu Anda mengurangi kadar LDL kolesterol “buruk” dan dapat menurunkan risiko penyakit jantung sebesar 5%.
2. Kesehatan Jantung Lentil juga merupakan sumber besar asam folat dan magnesium, yang merupakan kontributor besar untuk kesehatan jantung. Folat menurunkan kadar homosistein Anda, faktor risiko serius untuk penyakit jantung. Magnesium meningkatkan aliran darah, oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh.
3. Kesehatan Pencernaan – Kandungan seratnya dapat membantu mencegah sembelit dan gangguan pencernaan lainnya seperti sindrom iritasi usus dan diverticulosis.
4. Mestabilkan Gula Darah – Keluarga legume seperti halnya lentil sudah direkomendasikan untuk penderita diabetes. Karena lentil mempunyai nilai indeks glikemik yang rendah, yaitu hanya 21 hingga 29 saja, yang berarti makanan ini tidak akan menaikan gula darah dengan cepat sebagaimana halnya nasi putih yang mempunyai nilai indeks glikemik hingga 89.
5. Tinggi Protein – Dari semua keluarga legume, lentil berada di urutan ketiga tertinggi tingkat kandungan proteinnya. Yaitu sekitar 26%, sehingga membuat mereka bisa menjadi sumber protein untuk vegetarian yang sangat baik.
7. Bisa dijadikan makanan diet – Meskipun lentil mengandung sejumlah nutrisi yang sangat bermanfaat, seperti serat, protein, mineral dan vitamin, tapi mereka rendah kalori dan juga sangat rendah akan kandungan lemak. Satu cangkir lentil dimasak hanya mengandung sekitar 230 kalori saja, tetapi bisa membuat kita merasa kenyang dan puas.

Informasi ini akan terus diupdate jika dirasa diperlukan. Akhir kata, semoga informasi mengenai “lentil” ini bermanfaat untuk kita semua.