Diet Mediterania Menurunkan Risiko Kanker Mulut

Diet Mediterania menurunkan resiko kanker mulut, benarkah? Hasil studi sebuah penelitian terbaru menemukan: Satu lagi alasan tambahan mengapa Anda harus mengkonsumsi minyak zaitun dan sayuran dalam keseharian Anda, karena ditemukan mereka yang mengikuti diet mediterania memiliki risiko terkena kanker mulut lebih rendah.

Studi yang, yang diterbitkan dalam British Medical Journal, adalah bukti lebih lanjut manfaat kesehatan dari diet yang sebelumnya telah dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung.

Dalam sebuah penelitian besar pada populasi Mediterania, peneliti mengamati keseharian lebih dari 26.000 pria dan wanita Yunani selama ± 8 tahun. Penemuan mereka menunjukkan bahwa, hanya dengan melakukan perubahan pada dua aspek diet seseorang, seperti memperkenalkan minyak zaitun di tempat mentega (memasukan minyak zaitun dalam keseharian) dan meningkatkan jumlah sayuran yang dimakan, bisa mengurangi risiko keseluruhan dari berkembangnya penyakit kanker sebesar 12%. Makan lemak sehat seperti yang ditemukan pada minyak zaitun, yang lazim pada kue dan biskuit bisa mengurangi reksiko kanker sebesar 9%.

Hasil sebelumnya dari studi yang sama juga menunjukkan bahwa perubahan tersebut dapat mengurangi jumlah kematian akibat kanker sebesar 24 %. Efek dari diet sedikit lebih tinggi bagi perempuan dibandingkan laki-laki, para peneliti menemukan.

British Medical Journal: Diet Mediterania secara signifikan menurunkan reksiko penyakit kanker mulut

Sayuran, salah satu menu utama diet mediterania
Image credit: Vegetables by Dalibor Ogrizovic, at www.freeimages.com/photo/901424

Sebuah studi terbaru yang diterbitkan dalam British Journal of Cancer pada bulan Agustus 2014 menemukan bahwa diet mediterania yang kaya buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, ikan yang diproses tidak terlalu lama dan minyak zaitun secara signifikan menurunkan risiko terkena kanker mulut. Italia adalah negara yang paling rendah ditemukan penderita kanker mulut di Eropa, dan kita tahu bahwa Italia adalah salah satu negara yang penduduknya menjalankan pola hidup diet mediterania dalam kesehariannya.

Beberapa ahli percaya bahwa pola makan yang buruk adalah setengah dari penyebab kanker mulut di Inggris.

Menurut Dr Nigel Carter, kepala eksekutif British Dental Health Foundation

“Dengan memakan makanan mentah atau makanan yang tidak diolah tampaknya mengurangi kanker mulut, dan ini mungkin lebih baik dibanding jika Anda tidak memakannya”

Ini benar-benar menarik untuk dicatat, bagaimana reksiko kanker mulut drop (turun) seiring bagaimana diet ini dijalankan” tambahnya.

Dr. Carter juga merekomendasikan untuk menghindari mengkonsumsi alkohol yang berlebihan dan mengurangi makanan manis untuk meminimalkan risiko seseorang. Dia mengatakan bahwa mengikuti diet mediterania juga memiliki manfaat positif secara keseluruhan pada kesehatan mulut, karena banyak makanan pokok yang berasal dari buah-buahan dan sayuran yang memiliki efek positif pada tingkat penyakit gusi.

Semoga artikel “Diet Mediterania Menurunkan Risiko Kanker Mulut” ini semakin meyakinkan Anda untuk menjalani diet mediterania didalam kehidupan Anda.