Diet Mayo Amankah Untuk Ibu Menyusui

Ini pasti pertanyaan yang sering ditanyakan oleh para ibu, diet mayo amankah untuk ibu menyusui ? Apakah boleh ibu yang masih menyusui menjalankan diet mayo ? Hmmmh, kalo dipikir-pikir seh, mungkin ini terlalu terburu-buru jika seorang ibu yang masih menyusui terlintas dipikirannya untuk melakukan diet. Terlebih, apabila sang buah hati masih dalam masa menyusui, atau masih harus diberikan ASI Eksklusif. Karena jangan sampai, diet yang sang ibu lakukan nantinya berdampak pada kualitas ASI yang diberikan pada si kecil.

Diet Mayo Amankah Untuk Ibu Menyusui

Diet Mayo Amankah Untuk Ibu Menyusui

Jadi pertanyaannya bukan masalah apakah diet mayo aman atau tidak untuk ibu menyusui, tapi apakah diet yang ibu lakukan nantinya akan baik atau tidak untuk sang buah hati. Benarkan !

Ibu yang masih menyusui membutuhkan nutrisi yang cukup supaya ASI yang keluar benar-benar lancar dan berkualitas. Pemangkasan jenis makanan tertentu, yang umumnya terjadi pada mereka yang melakukan diet tentu sangat tidak dianjurkan, terlebih bagi ibu yang masih mempunyai kewajiban untuk menyusui, hingga minimal 6 bulan pertama umur bayi.

Lalu, Kapankah Ibu Menyusui Boleh Melakukan Diet Mayo !

Kalau ada sang ibu yang masih menyusui tapi tetap keukeuh bertanya perihal, kapankah dia boleh melaksanakan diet, atau bertanya tentang diet mayo amankah untuk ibu menyusui, mungkin saja sang ibu ini dulunya badannya langsing, lalu begitu hamil dan beres melahirkan, dia galau karena mendapati tubuhnya masih saja kelihatan gemuk dan gak turun-turun, hehehe.

Namun perlu admin ingatkan. Bayi yang baru lahir hingga usianya minimal 6 bulan, semua kebutuhan nutrisinya 100% bergantung pada ASI Eksklusif sang ibu. Dalam ASI tersebut, terkandung semua kebutuhan gizi, termasuk zar-zat dan antibodi alami yang akan memberikan kekebalan pada sang bayi terhadap jenis penyakit tertentu.

Melakukan diet yang terlalu dini sudah pasti akan mengurangi kualitas dari ASI. Karena seorang ibu yang menyusui, dia harus benar-benar makan makanan yang sehat, dan tidak boleh ada pembatasan zat-zat gizi apapun, sebagaimana mereka yang melakukan sebuah program diet.

Ketika lewat usia 6 bulan, biasanya bayi sudah bisa diberikan makanan tambahan sebagai pendamping ASI (MP-ASI). Karena setelah 6 bulan, ASI sudah tidak cukup lagi memenuhi semua kebutuhan nutrisi bayi, karena sang bayi sudah semakin tumbuh, dan juga kebutuhan nutrisi yang semakin besar.

Dan disaat inilah sebenarnya sedikit-demi sedikit sang ibu sudah mulai bisa melakukan diet. Tapi perlu diingat, sangat disarankan untuk tidak terlalu terburu-buru, dengan melakukan diet yang terlalu ketat, seperti diet mayo 13 hari. Karena bagaimanapun sang buah hati masih tetap membutuhkan ASI dari sang ibu, meski dalam jumlah yang terus berkurang.

Lakukanlah diet ringan terlebih dahulu sampai sang buah hati benar-benar terbebas dari kebutuhan ASI Anda. Dan perlu juga Bunda ketahui. Sebenarnya tanpa melakukan dietpun, seorang ibu yang menyusui sudah membakar setidaknya 500 kalori/hari.

Nah Bunda, bagaimana, sudah jelaskan. Jadi sebaiknya Bunda tidak melakukan diet minimal hingga usia bayi mencapai usia 6 bulan keatas, atau disaat sang buah hati sudah mulai diberikan MP-ASI. Lakukan secara bertahap sampai sang bayi sudah benar-benar terbebas dari kebutuhan ASI Anda. Diet boleh saja dilakukan oleh ibu yang baru mempunyai momongan, tapi lihatlah dulu kapan waktu yang tepat untuk seorang ibu dapat melakukan diet tersebut. Karena bagaimanapun, kesehatan sang buah hati adalah hal yang paling utama untuk lebih diprioritaskan. Akhir kata, semoga artikel yang berjudul ” Diet Mayo Amankah Untuk Ibu Menyusui “, bermanfaat bagi pembaca semua.