Jogging: 7 Manfaat Jogging Yang Semestinya Anda Tahu

Sebelum kita membahas manfaat jogging lebih jauh lagi, sebaiknya kita pahami dulu apa pengertiannya. Jadi jogging adalah olah raga ringan seperti lari-lari santai, pelan, atau bisa juga seperti jalan cepat. Biasanya dilakukan dipagi hari, sore hari, bahkan saat ini banyak juga yang melakukan jogging dimalam hari.

Tips diet sehat dengan jogging

7 Manfaat Jogging selain untuk diet
Illustration Image Credit: Jogging man by Iwanbeijes, at www.sxc.hu/photo/942138/?forcedownload=1

Secara umum, kita mengenal manfaat jogging adalah untuk meningkatkan kebugaran, seperti meningkatkan daya tahan tubuh. Namun secara luas, sering juga dilakukan oleh para atlet olah raga profesional untuk membangun ketahan dan persiapan diri mereka sebelum mengikuti kejuaraan tertentu.

Jogging adalah satu bentuk olah raga ringan, mudah dan siapa saja bisa melakukannya. Jadi kita tidak perlu nge’gym yang ada di tempat fitness, jadi cukup dengan berlari-lari ringan dan jalan santai beberapa kilometer, bersepeda, berenang, atau mungkin bermain bulu tangkis bersama keluarga’pun kita masih tetap bisa mendapatkan manfaat dari jogging.

Manfaat Jogging Selain Untuk Untuk Diet

Sedikit informasi untuk Anda, Jumlah kalori yang dibakar saat kita melakukan jogging adalah sekitar 382 kalori/jam, dan ini sama dengan jumlah kalori yang dibakar saat kita bersepeda dengan kecepatan sedang (11 mph), yaitu 382 kalori/jam juga.

Dan Menurut Harvard Medical School, orang yang mempunyai berat tubuh kira-kira 70kg maka dengan jogging lari dengan kecepatan 5 mph saja maka kalori yang terbakar adalah sekitar 298 kalori. Sementara orang yang mempunyai berat 84 kg, maka dengan aktifitas jogging yang sama maka kalori yang terbakar adalah sekitar 355 kalori.

Nah, barusan hanya sebagian manfaat saja yang bisa didapat dari olah raga santai ini. Dan berikut ini,  7 info lengkap manfaat jogging yang semestinya Anda ketahui.

1. Jogging membantu diet Anda dengan membakar kalori dan menurunkan jumlah lemak tubuh

Mengutip apa yang dikatakan oleh seorang dokter spesialis gizi Dr. Ekky M. Rahardja, dimana beliau menginformasikan bahwa olah raga yang baik untuk membakar lemak itu adalah olah raga yang intensitasnya ringan hingga sedang, dan olah raga semacam ini sering juga disebut dengan istilah fat burning exercise. Nah, olah raga yang dimaksud oleh Dr. Ekky ini adalah jogging. Contohnya seperti yang tadi sudah disebutkan, yaitu kaya lari santai, jalan cepat, atau mungkin bisa juga bersepeda, atau berenang.

Dr. Ekky juga menginformasikan bahwa, olah raga yang baik untuk bakar lemak adalah olah raga yang ringan dan tidak membuat ngos-ngosan. Karena ngos-ngosan itu menandakan bahwa kita sedang kekurangan oksigen, dan jika kita kekurangan oksigen maka lemak jadi tidak optimal untuk dibakar.

Dan seperti yang tadi sudah disinggung bahwa, manfaat jogging tetap bisa didapatkan meski hanya dilakukan dengan lari-lari ringan selama 1 jam, karena setidaknya 300 kalori hilang terbakar dari dalam tubuh.

2. Jogging Membantu Mencegah Hipertensi dan Penyakit Jantung

Jangan pernah berpikir kalau olah-raga itu manfaatnya cuman untuk membakar lemak saja. Karena nyatanya, olah raga mempunyai manfaat yang besar untuk mengurangi reksiko penyakit berbahaya seperti penyakit jantung, hipertensi, serta kolesterol tinggi. Anda tidak perlu pergi ke gym atau lari marathon yang jaraknya puluhan kilometer, cukup melakukan jogging secara perlahan dan memperbanyak aktifitas fisik saja maka Anda sudah melakukan sebuah perubahan besar.

Lalu bagaimana olah raga dapat membuat jantung Anda sehat dan tekanan darah Anda normal? Nah untuk mengetahui masalah ini, berikut ini ada informasi yang didapat dari mayo clinic yang mudah-mudahan bisa memperluas wawasan kita.

Meski tidak menyebut secara langsung manfaat jogging dihalaman websitenya, namun berdasarkan informasi yang didapat dari portal mayo Clinic, yang didukung oleh ribuan tenaga ahli kesehatan dari seluruh dunia menginformaskan bahwa, aktivitas fisik secara teratur dapat membuat jantung kita menjadi lebih kuat. Sebuah jantung yang kuat, dapat memompa lebih banyak darah dengan sedikit usaha. Jika jantung Anda dapat bekerja lebih sedikit untuk memompa, maka tekanan pada arteri menurun, dan kemudian menurunkan tekanan darah Anda.

Jika tekanan darah kita berada pada tingkat yang diinginkan, yaitu kurang dari 120/80 mm Hg, maka olahraga dapat membantu menjaga dari naiknya tekanan darah seiring pertambahan usia. Selain itu, olahraga teratur juga dapat membantu Anda mempertahankan berat badan yang sehat dan terhindar dari obesitas, dimana cara lain yang penting untuk mengontrol tekanan darah. Tetapi untuk menjaga supaya tekanan darah Anda tetap rendah, maka Anda harus tetap rajin berolahraga.

3. Manfaat jogging untuk mengurangi reksiko kanker

Untuk yang satu ini mungkin tak banyak orang yang tahu, kalau olah raga ternyata bisa mempunyai manfaat untuk mengatasi reksiko penyakit kanker yang berbahaya.

Running dan jogging keduanya jatuh ke dalam kategori olahraga aerobik karena mereka sama-sama mempengaruhi jantung, paru-paru, otot dan tulang. Dibandingkan dengan berjalan kaki, joging membakar lebih banyak kalori karena membutuhkan lebih banyak kinerja otot, gerakan tubuh, dan juga pernapasan.

The American Cancer Society merekomendasikan bahwa untuk pencegahan kanker, orang dewasa setidaknya harus menyempatkan waktu rata-rata sebanyak 30 menit aktivitas fisik dengan intensitas sedang hingga kuat,  seperti jogging, jalan cepat, berenang atau bersepeda, lima atau lebih dalam seminggu.

Informasi lainnya.Wanita yang berolahraga selama kurang-lebih 150 menit seminggu atau lebih ternyata memiliki risiko 34 persen lebih rendah terkena kanker endometrium (yaitu kanker yang dimulai di lapisan rahim) daripada mereka yang tidak aktif. Hal ini berdasarkan laporan yang dilaporkan oleh peneliti dari Yale School of Public Health di Frontiers di Cancer Prevention Research Conference.

Selain itu, para peneliti juga menemukan bahwa wanita yang memiliki indeks massa tubuh (BMI) di bawah 25 memiliki 73 persen penurunan risiko kanker dibandingkan dengan wanita yang kurang aktif, dan BMI’nya di atas 25. Orang dengan BMI lebih dari 25 dianggap kelebihan berat badan.

4. Terhindar dari diabetes ternyata merupakan salat satu manfaat jogging juga

Sudah sejak lama kalau ternyata olah raga sangat bermanfaat untuk menghindarkan kita dari penyakit seperti diabetes. Olahraga juga membantu Anda menurunkan berat badan, yang merupakan kunci untuk mengelola diabetes dan gula darah.

Dalam National Institutes of Health (NIH) studi, olahraga teratur (hanya 30 menit, selama lima hari dalam seminggu) dan diet rendah lemak dapat membuat berat badan Anda turun secara berkelanjutan, yaitu sebanyak kira-kira 10-15 pound. Dengan dengan melakukan hal ini saja sebenarnya Anda sudah menjauhkan diri Anda terkena reksiko penyakit diabetes.

Lalu, latihan seperti apakah yang harus dilakukan? Selain jogging, jalan beberapa kilo, bersepeda, atau berenang juga bisa Anda lakukan. Jadi, apapun yang Anda lakukan tidak masalah asalkan Anda benar-benar melakukannya. Tiga puluh menit sesi latihan juga sudah cukup baik. Tetapi penelitian terbaru menunjukkan bahwa, bahkan lari sprint jarak pendek, naik sepeda, atau berjalan ke atas bukit atau naik beberapa set anak tangga, dapat memberikan manfaat kesehatan sama.

Sebuah gaya hidup dan kelebihan berat badan telah terbukti secara langsung meningkatkan risiko diabetes saat ini. Meski tidak secara langsung sebagai penghindar dari reksiko diabetes, namun manfaat dari jogging dan latihan olah raga ringan lainnya , ditambah dengan mengadopsi gaya hidup sehat maka berat tubuh Anda setidaknya bisa terjaga.

Dengan berat badan yang senantiasa terjaga (tidak overweight) maka Anda sudah mengurangi reksiko diabetes pada diri Anda.

5. Jogging juga bermanfaat untuk menghilangkan stress

Tujuan dari olah raga seperti jogging mungkin tidak terlalu jauh dari yang namanya diet. Namun diluar itu, manfaat jogging juga ternyata bisa untuk mengatasi atau menghilangkan yang namanya stress. Dimana olah raga ringan ini ternyata dapat membantu menempatkan diri Anda dalam keadaan yang lebih damai dalam pikiran, dan membantu meningkatkan sikap optimis.

Jika Anda bertanya, bagaimana bisa Jogging atau lari di treadmill dapat memberikan pelepasan ketegangan secara langsung, maka inilah penjelasannya.

Jadi olah raga ringan seperti jogging dan lari di treadmill ternyata dapat membantu pelepasan bahan kimia otak yang memiliki efek menenangkan pada emosi kita, dan senyawa kimia ini bernama Endorfin.

Endorfin adalah hormon pemblok rasa sakit yang diproduksi di otak dan dikirim ke dalam aliran darah selama masa sakit atau stres. Jogging adalah latihan kardio yang intens yang menempatkan stres terus menerus terjadi pada tubuh, sehingga akhirnya menyebabkan/mendorong kelenjar pituitari di otak untuk melepaskan endorfin.

Efek suasana hati bisa mengangkat endorfin bisa lebih kuat dari opium atau morfin, dan akan meningkat seiring dengan tingkat kebugaran dan intensitas dan frekuensi latihan.

6. Jogging bisa memperkuat tulang

Percayakah Anda kalau Joging dapat memperkuat otot dan juga kepadatan tulang, seperti kaki, pinggul dan punggung Anda. Salah satu contohnya adalah lari. Jika kita melihat seorang pelari, dia memiliki kaki yang kuat meski kadang seorang pelari memiliki tubuh yang kurus dan juga terlihat seperti lemah.

Selain itu, dampak konstan dari manfaat jogging seperti lari adalah dapat meningkatkan kepadatan tulang, asalkan Anda melakukanya dengan sehat. Tapi, apakah hanya aktifitas jogging seperti lari saja yang bisa membuat tulang kuat? Tentu tidak, ada beberapa aktifitas lain juga yang bisa melatih kekuatan kaki Anda, seperti:

  • Jalan cepat
  • Hiking
  • Dancing
  • Lompat tali

Jenis jogging seperti diatas rata-rata beban pada kaki akan sangat tinggi, sehingga efeknya akan memberikan manfaat pada penguatan lebih pada tulang.

7. Jogging bermanfaat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Ternyata manfaat jogging tidak berhenti sampai dengan yang sudah disebutkan diatas. Jogging juga ternyata mempunyai andil yang sangat besar untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh dengan sangat baik.

Olah raga seperti jogging, contohnya aerobik dapat membantu meningkatkan stimulasi makrofag atau sel-sel pelawan bakteri dan limfosit yang melawan infeksi melalui sistem kekebalan tubuh. Jadi setelah sel-sel ini beredar didalam tubuh maka akan segera membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh kita untuk mencegah beberapa penyakit menular, seperti penyakit yang umum karena faktor udara dingin seperti virus flu virus, dan beberapa infeksi bakteri lainnya.

Perbedaan Running dan Jogging

Mungkin ada diantara Anda yang bertanya, apa sih perbedaan antara running dan jogging? Karena keduanya sama sama lari, dan bahkan kadang kata-katanya sering digunakan secara bergantian. Lalu apakah sama antara manfaat jogging dan manfaat running, jika dilihat dari segi kesehatan.

Dari beberapa sumber yang kita baca, mungkin cukup sulit membedakan mana jogging mana running. Tapi sebagain menyebutkan perbedaanya adalah terletak dari kecepatannya. Kalau jogging rata-rata berlari dengan kecepatan dibawah 6 mph, dilakukan dengan santai, sering juga dilakukan secara berkelompok dan untuk berinteraksi sosial dengan sesama.

Kalau running kecepatannya rata-rata diatas 6 mph, membutuhkan sebuah usaha yang lebih keras dari sebatas jogging yang dilakukan dengan santai, biasanya running dilakukan untuk sebuah turnament atau kejuaraan.

Manfaat jogging mungkin bisa Anda sudah simak diatas, sedangkan manfaat running kira-kira seperti ini: Mendapatkan tubuh atletis dan sistem cardio vaskular yang kuat, pengakuan sosial, bertemu dengan orang-orang baru, menurunkan berat badan.

Saran dari kami, lakukanlah pemanasan sekitar 5 sampai 10 menit sebelum Anda melakukan Jogging. Ini penting supaya kita terhindar dari cedera otot karena otot Anda kaget dengan aktifitas yang tiba-tiba. Saat awal Jogging pun lakukanlah dengan perlahan di minggu-minggu awal dengan waktu yang tidak terlalu lama, kemudian terus tingkatkan pada minggu-minggu berikutnya. Akhir kata, semoga informasi mengenai manfaat jogging ini bermanfaat untuk kita semua.