Cara Diet Yang Benar Menurut Para Ahli & Dokter Gizi

Cara diet yang benar menurut para ahli & dokter gizi itu seperti apa sih. Apakah pandangan mereka sama dengan pandangan masyarakat pada umumnya. Dimana masyarakat seperti kita akan menilai bahwa diet yang benar itu cepat dalam menurunkan berat badan, mudah dalam pengerjaan, dan singkat juga dalam waktu pelaksanaannya.

Cara diet yang benar menurut ahli dan dokter gizi

Cara diet yang benar menurut ahli dan dokter gizi

Tapi ternyata, pandangan para ahli dan dokter gizi mengenai cara diet yang benar tidaklah sesimpel itu. Banyak faktor yang harus diperhatikan sebelum seseorang benar-benar menjalankan sebuah program diet. Seperti untuk apa orang tersebut melakukan diet, kondisi kesehatan sebelum melakukan diet, dan juga riwayat penyakit si pelaku diet. Setidaknya itulah beberapa point penting yang akan diperhatikan para ahli dan dokter gizi sebelum menentukan jenis diet sehat yang akan disarankan dan cara diet yang benar dan juga sehat.

Karena jangan sampai, diet yang dilakukan malah membuat kesehatan orang yang yang melakukan diet berubah menjadi buruk, benar kan!

Jadi jangan hanya berfokus berapa kilo diet tersebut bisa menurunkan berat badan, tapi perhatikan juga bagaimana cara menjalankan diet tersebut supaya tidak mengganggu kesehatan kita. Nah berikut ini, beberapa ahli dan dokter gizi akan sedikit berbagi informasi diet yang benar dan sehat itu seperti apa, berikut informasinya.

Cara Diet Yang Benar Menurut Para Ahli & Dokter Gizi

Setiap ahli atau dokter gizi mungkin sedikit berbeda dalam cara menyampaikan pesan

Diet yang benar menurut Denny Santoso

Denny Santoso adalah seorang pakar gizi dan nutrisi, sekaligus seorang Founder & CEO of DuniaFitnes, yang selalu mengajak orang-orang untuk bisa hidup sehat, salah satunya dengan cara berolah raga. Menurut pakar gizi ini, diet adalah bagaimana kita dapat mengatur pola makan dan tidak selalu berarti untuk menurunkan berat badan.

” Diet adalah bagaimana kita mengatur pola makan’ tutur Denny

” Jadi tidak melulu bahwa ketika kita ingin melakukan diet, itu adalah untuk menurunkan berat badan”

Jadi diet adalah pengaturan pola makan dengan tujuan tertentu, entah itu untuk menurunkan berat badan, untuk hidup sehat, atau misalnya untuk mengatasi penyakit tertentu, seperti misalnya diet untuk mengontrol gula darah karena diabetes.Tapi, menurut Denny Santoso cara diet yang benar dan baik itu seperti apa sih?

Menurut Denny, penyebab berat badan adalah kelebihan kalori. Jadi untuk menurunkan berat badan caranya adalah memotong kelebihan kalori tersebut, tapi dengan cara bertahap. Seperti misalnya ketika kita gemuk kita mengkonsumsi kalori sebanyak 3000 kalori /hari, maka kita harus menguranginya misal menjadi 2000 kalori saja perhari.

Nah yang 2000 kalori tersebut harus dibagi rata dalam sehari, misal dibagi 5 dalam sehari. Seperti sarapan, ngemil sebelum jam makan siang, makan siang, ngemil sebelum makan malam, dan makan malam. Nah pembagian tersebut diusahakan rata, jadi tidak makan terlalu banyak pada salah satu jam makan, atau misalnya sehari hanya makan 2 kali yaitu makan banyak saat sarapan dan juga makan siang, tapi tidak makan saat makan malam.

Dan Denny Santoso mengibaratkan seperti saat kita minum obat. Jadi saat minum obat kan tidak mungkin semua kapsul obatnya diminum semua saat pagi hari doank, tapi dibagi menjadi tiga yaitu pagi, siang, dan sore.

Nah begitu juga dengan makan, jika kita makan terlalu banyak pada jam tertentu saja maka tubuh tidak mampu menyerap semua nutrisi dari semua makanan tersebut, karena tubuh memerlukan waktu untuk menyerap semua itu. Alhasil, tubuh hanya berhasil menyerap sedikit nutrisi dari makanan tersebut, dan sisanya akhirnya menumpuk menjadi lemak. Nah jadi salah satu tips cara diet yang benar adalah, turunkan kalori + dibagi rata dalam sehari.

Selain itu, pakar gizi Denny Santoso juga mengingatkan bahwa ketika kita lapar diluar jam makan, maka usahakanlah kita ngemil buah-buahan segar, dan jangan ngemil makanan sembarangan.

Diet yang benar menurut Dr. Ekky M. Rahardja

Dr. Ekky M. Rahardja adalah seorang Dokter Spesialis Gizi Klinik/Clinical Nutrition, dan sudah pernah bekerja di beberapa rumah sakit terkenal di Indonesia. Menurut Dr. Ekky diet adalah pengaturan makan, jenisnya ataupun jumlahnya, sesuai dengan tingkat kesehatan sipelaku diet. Jadi diet tidak selalu berarti pengurangan makan untuk melangsingkan tubuh.

” Diet adalah pengaturan makan, jenisnya maupun jumlahnya, sesuai dengan tingkatan orang itu (orang yang melakukan diet)” tutur dr. Ekky

” Kalau dia (si pelaku diet) sehat, dietnya adalah diet seimbang”

“tapi kalau dia ada penyakit, katakanlah diabetes, maka dietnya adalah yang sesuai dengan kemampuan tubuhnya mengolah karbohidrat” tambah dr. Ekky

Saat ini mungkin banyak orang yang bepikiran bahwa supaya diet yang dijalankannya sukses maka ada yang tidak makan karbo sama sekali, makan lebih banyak protein, atau mungkin hanya memakan jenis makan tertentu saja seperti sayur. Nah melihat hal tersebut, bagaimana pandangan dr. Ekky melihat fenomena ini, dan seperti apa sih cara diet yang benar itu.

Menurut dr. Ekky, kadang-kadang banyak orang yang keliru tentang masalah diet. Misal ada orang yang cuman makan sayur saja atau buah saja, nah itulah yang keliru, karena tubuh kita sebenarnya membutuhkan semua zat gizi. Jadi kalau makan jenis makanan tertentu saja maka dikhawatirkan tubuh akan defisit salah satu zat.

Dr. Ekky mencontohkan. Apakah kita tahu apa yang terjadi apabila sehari saja seseorang tidak makan protein. Yang akan terjadi adalah tubuh akan mengalami defisit protein. Nah kondisi tesebut bisa berakibat fatal karena bisa menyebabkan salah satu jaringan tubuh menjadi rusak tanpa disadari.

Kenapa ini bisa terjadi? Karena protein adalah salah satu zat yang sangat penting untuk tubuh yang tidak bisa dicadangkan di dalam tubuh. Tidak seperti karbohidrat dan lemak yang bisa dicadangkan, dimana kalau tidak ada asupan keduanya maka tubuh bisa mengambil dari cadangan didalam tubuh. Nah kalau protein tidak ada maka komponen tubuh sudah pasti akan mengalami gangguan bahkan kerusakan.

Jadi menurut dr. Ekky M. Rahardja, cara diet sehat yang baik atau cara diet yang benar itu sebaiknya makan tetap seimbang, tanpa dikurangi atau tanpa juga berlebihan, lalu aturlah supaya asupan kalori yang keluar harus lebih banyak dari pada kalori yang masuk, caranya adalah dengan melakukan fatburning exercise.

Apa itu fatburning exercise ? Jadi fatburning exercise adalah olahraga bakar lemak. Menurut dr. Ekky, olahraga bakar lemak itu bukanlah olah raga yang berat, dan justru “tidak boleh ngos-ngos’an”. Karena kalau olahraganya terlalu berat, cape, bahkan ngos-ngos’an maka tandanya itu kekurangan oksigen, dan lemak tidak bisa dibakar kalau kekurangan oksigen. Catat itu. Jadi olahraga yang sebaiknya dilakukan adalah olahraga dengan intensitas ringan hingga sedang.

Cara diet yang benar dan sehat menurut Ahli Gizi Jansen Ongko

Jansen Ongko adalah seorang ahli gizi, konsultan nutrisi, sekaligus seorang narasumber karena sering tampil sebagai pembicara untuk masalah-masalah yang berkaitan dengan gaya hidup dan juga kesehatan, termasuk juga masalah yang berkaitan dengan diet.

Menurut Jansen ongko, diet yang baik itu justru turunnya secara perlahan dan tidak turun secara drastis,

” Karena turun terlalu cepat itu justru berbahaya” tutur Jansen

“Jadi setelah dia turun cepat sekali, nanti akan terjadi suatu rebound (naiknya kembali berat badan), dan itu naiknya lebih banyak dari pada yang sebelumnya” tambah Jansen

Selain itu, sebelum mengikuti sebuah program diet, sebaiknya masyarakat juga mengetahui asal-usul dari diet tersebut, siapakah yang merekomendasikan diet tersebut, serta harus mengetahui apakah diet tersebut memiliki efek samping atau tidak, karena belum tentu diet yang berhasil dijalankan teman oleh kita akan cocok dan baik juga untuk tubuh kita.

Tapi saat ditanya berapa banyak’kah sebaiknya berat badan turun dalam sebulan, ini jawaban Jansen Ongko

“Karena berat badan orang berbeda-beda, sebenarnya paling enggak besar rekomendasi saya 3 sampai 5 % dari berat badan ” jawab Jansen

Oh iya, ahli gizi ini juga menambahkan bahwa sebenarnya nasi putih tidak membuat gemuk. Tapi yang membuat gemuk adalah over kalori. Nah hal ini mungkin menurut admin ada benarnya juga, karena dimana-mana yang menyebabkan gemuk itu adalah over kalori.

Jadi kalau makan nasi sewajarnya, maka mungkin hal tersebut tidak akan menyebabkan over kalori. Tapi meskipun Anda sudah makan kentang atau nasi merah tapi jumlahnya over juga ya tetep aja, buntutnya gemuk-gemuk juga, hehehehe. Well, itulah beberapa pandangan Jansen Ongko yang mungkin berkaitan dengan masalah cara diet yang benar, dan saat inipun Jansen masih sering tampil sebagai nara sumber dalam masalah gaya hidup dan kesehatan.

Sedikit ada tambahan dari admin pribadi, jika Anda membaca atau menemukan tulisan yang menyebutkan bahwa harus mengganti nasi dengan kentang selama diet, maka itu lebih cendrung kemasalah Indeks Glikemik (IG). Jadi Indeks Glikemix adalah nilai seberapa cepat karbohidrat yang masuk akan dirubah menjadi glukosa atau gula darah didalam tubuh. Nilai ini diberi rentang antara 0 sampai 100. Dimana semakin tinggi nilai IG nya maka semakin cepat juga karbohidat tersebut dirubah menjadi gula didalam tubuh.

Banyak penelitian serta pakar yang menyebutkan bahwa, idealnya, makanan yang tidak menyebabkan gemuk itu nilai IG nya tidak lebih dari angka 70, dan ternyata kentang mempunyai nilai Indeks Glikemiknya antara 56-60, sedangkan nasi putih mempunyai nilai IG antara 89-90. Jadi itulah mengapa, kentang lebih disarankan dikonsumsi saat sedang menjalankan diet dibanding nasi. Tapi tetep, konsumsi dalam jumlah yang sewajarnya yah.

Nah itulah beberapa pandangan dari para ahli dan dokter gizi tentang cara melakukan diet. Setiap ahli mungkin punya pandangan serta persepsinya masing-masing dalam menyikapi suatu masalah, tapi intinya mereka mempunyai tujuan yang sama yaitu membantu, memperbaiki, dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, serta memberikan informasi-informasi penting seputar isu-isu kesehatan, khususnya yang berhubungan dengan masalah gizi. Akhir kata, semoga informasi seputar “Cara melakukan diet” ini bermanfaat untuk kita semua.