Apa itu Diet Karbohidrat & Apa Efek Samping Diet Karbohidrat

Saat ini banyak sekali jenis program diet yang terkadang malah membuat kita bingung. Bahkan kita sering menyalah artikan pengertian dari diet, kita sering mengartikan bahwa diet adalah usaha mengurangi porsi makan untuk mendapatkan bentuk badan atau tubuh yang ideal, padahal pengertian diet yang sebenarnya adalah mengatur pola makan. Jenis diet sendiri bisa dikategorikan menjadibeberapa jenis, seperti:

  1. Diet berdasarkan asupakan makanan yang kita konsumsi / Gizi
  2. Diet berdasarkan golongan darah

Seperti judul dari artikel ini yang bertemakan diet karbohidrat, nanti akan dijelaskan pengertian dari diet karbohidrat serta efek samping dari diet karbohidrat.

Image Credit : Paddy Field 1 Paddy Field in Bali, Indonesia, taken during rainy seasson in September. By: otjep @http://www.freeimages.com/photo/1403088

Apa Itu Diet Karbohidrat?

Diet karbohidrat atau biasa juga disebut diet rendah karbohidrat adalah sejenis program diet yang pada intinya membatasi semua jenis karbohidrat yang menjadi bahan bakar aktivitas kita sehari-hari, seperti roti, nasi, dan juga pasta. Diet rendah karbohidrat juga bisa diartikan saat kita  mengkonsumsi karbohidrat dalam jumlah yang rendah, sehingga tubuh mendapat asupan sedikit karbohidrat yang mengakibatkan tubuh terpaksa membakar lemak yang tersimpan, untuk dirubah menjadi energi, dan proses proses ini biasa disebut dengan ketosis.

Sejak kapan diet karbohidrat itu mulai dikenal?

Berdasarkan informasi yang kami baca dari WIKIPEDIA, pada tahun 1972, seorang Doktor ahli nutrisi asal Amerika Serikat bernama Robert Coleman Atkins memperkenalkan sebuah revolusi tentang diet yang dikenal dengan nama “Diet Askins“. Jadi diet Atkins adalah program diet rendah karbohidrat, seperti membatasi konsumsi biji-bijian, kacang-kacangan, buah-buahan, kentang, tepung sayuran, namun menyarankan asupan lebih banyak lemak dari konsumsi daging sapi, ayam, telur, dan juga mentega.

Pada tahun 1990 hingga 2000’an, diet rendah karbohidrat yang diperkenalkan oleh Dr Atkins ini benar-benar menjadi salah satu program diet yang sangat populer di Amerika Serikat, dan lalu lambat laun mulai menyebar ke banyak negara, sehingga banyak dokter lain mulai menerbitkan buku-buku yang didasarkan pada prinsip yang sama dengan apa yang diperkenalkan oleh Dr. Atkins.  Meski demikian, program diet askins ini memicu kontroversial, karena sebagian ahli gizi dan sebagian besar masyarakat medis mainstream terus mengecam diet rendah karbohidrat kaena dianggap berbahaya bagi kesehatan.

Para ahli gizi berpendapat bahwa ketika tubuh kita membakar lemak tanpa karbohidrat, maka hati merubah lemak menjadi asam keton. Asam keton sendiri berfungsi sebagai bahan bakar atau energi oleh otot. Proses ini mengakibatkan penumpukan keton dalam aliran darah. Keton dapat menyebabkan anda kehilangan nafsu makan namun juga dapat menyebabkan anda merasa lelah atau mual. Diet rendah karbohidrat juga dapat meningkatkan risiko batu ginjal dan dapat menguras kalsium anda, sehingga anda berisiko lebih tinggi terkena osteoporosis.

Bagaimana seharusnya menjalankan diet karbohidrat yang baik

Jadi apabila Anda ingn menjalankan program diet rendah karbohidrat ini maka lakukanlah dengan hati-hati. Para ahli menyarankan saat kita menjalankan program diet ini maka masukanlah makanan kaya serat seperti sayuran dan buah buahan dalam pola makan Anda. Lalu janganlah terburu-buru karena tubuh Anda perlu menyesuaikan diri dengan keadaan tersebut, terlebih karbohidrat yang menjadi sumber energi dibatasi asupannya.

Selain itu berkonsultasilah dengan dokter sebelum Anda memulai diet ini, supaya Anda mendapat arahan yang terbaik untuk kesehatan Anda. Semoga bermanfaat.