5 Kebiasaan Yang Harus Diadaptasi Saat Menjalani Diet Mayo

Sebuah hasil bisa menjadi motivator yang hebat. Jadi kenapa orang lain bisa menjalani diet mayo dengan baik dan berhasil menurunkan berat badannya sedangkan Anda tidak. Mungkin ada hal-hal kecil yang terlewatkan saat menjalani diet mayo ini. Karena jika dijalankan dengan total atau sungguh-sungguh maka dalam 2 minggu saja hasilnya sudah kelihatan.

Tahap dua minggu ini tidak hanya membantu Anda melihat hasil yang cepat, tetapi mendorong kita ke’kebiasaan diet sehat yang jauh lebih baik untuk seumur hidup kita. Sehingga kita tidak melulu hanya berfokus kepada cara menurunkannya, tapi bagaimana merubah kebiasaan kita untuk mempertahankannya secara sehat. 5 kebiasaan ini dirancang oleh Klinik Mayo untuk memberikan gambaran secara garis besar tentang bagaimana menjalani diet may0 ini dengan cara yang dianjurkan.

5 Kebiasaan Saat Menjalani Diet Mayo Yang Bisa Diadaptasi

Tambahkan 5 kebiasaan berikut ini dalam rutinitas keharian Anda untuk membuat perubahan yang sehat dalam membuka jalan untuk menurunkan berat badan Anda.

1. Makan sarapan yang sehat – tetapi tidak terlalu banyak

Makan sarapan dapat membantu Anda menurunkan berat badan dan menjaga Anda dari makan berlebihan di waktu kemudian. Anda tidak perlu makan banyak ,hanya makan sesuatu untuk memulai ke awal yang baik, seperti sereal gandum (panas atau dingin) atau roti panggang, susu rendah lemak, yogurt bebas lemak, telur, kacang-kacangan, biji-bijian, atau selai kacang. Jika Anda tidak terbiasa dengan jenis makanan yang tadi disebutkan, maka mulailah dengan sepotong buah dan secara bertahap menambahkan makanan lainnya.

2. Makan sayur dan buah-buahan

Makanlah setidaknya empat porsi sayuran dan tiga porsi buah setiap hari. Sayuran segar dan buah-buahan adalah dasar dari diet sehat dan penurunan berat badan yang sukses saat menjalani program diet mayo. Anda dapat makan makanan ini sebanyak yang Anda mau karena mereka sangat sedikit mengandung kalori, dan juga pondasi dari diet mayo. Buah juga bisa dijadikan cemilah sehat disaat diluar jam makan.

3. Konsumsilah makanan yang berasal dari gandum atau biji-bijian

Pilihlah roti gandum, sereal atau pasta, beras merah, barley, dan produk biji-bijian lainnya, bukan produk biji-bijian putih, baik halus atau yang sudah diproses. Mereka dikemas dengan vitamin, mineral dan serat yang bermanfaat bagi Anda.

4. Makan lemak sehat

Pilih minyak zaitun atau minyak sayur, alpukat, kacang-kacangan dan selai kacang, dan minyak yang berasal dari kacang-kacangan. Lemak ini, disebut lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda, yang sehat untuk jantung. Carilah produk dengan sedikit atau tanpa lemak jenuh dan menghindari lemak trans. Semua lemak tinggi kalori, sehingga bahkan lemak yang sehat sekalipun harus dikonsumsi dengan tidak berlebih, cukup gunakan sedikit saja saat membuat salad atau saat memasak.

5. Bergerak atau berolah raga

Berjalan atau berolahraga selama 30 menit atau lebih setiap hari sangat baik untuk mendukung program diet mayo yang sedang Anda jalani. Semakin aktif secara fisik maka semakin banyak kalori yang Anda bakar. Aktivitas fisik dan olahraga juga menawarkan manfaat kesehatan yang tak terhitung jumlahnya. Jika Anda belum aktif secara fisik, maka mulailah secara perlahan dan berikan tubuh Anda kesempatan untuk membiasakan diri pada peningkatan aktifitas.

Itulah 5 kebiasaan yang bisa Anda adaptasi saat menjalani diet mayo, karena kebiasaan tersebut merupakan gambaran dasar dari program diet mayo. Semoga bermanfaat.