15 Makanan Untuk Diet Yang Paling Trend

Memilih makanan untuk diet mungkin bisa membuat kita bingung. Soalnya, semua makanan tersebut mempunyai tingkatan kalori yang berbeda antara makanan yang satu dengan yang lainnya. Dan juga, tiap-tiap makananpun akan mempunyai efek yang berbeda ketika masuk kedalam tubuh.

15 Makanan Untuk Diet Paling Populer

15 Makanan Untuk Diet Paling Populer

Selain itu, bagi sebagian orang makanan sehat untuk diet yang paling baik adalah jenis makanan yang rendah akan kalori. Karena makanan rendah kalori dianggap sebagai makanan terbaik untuk diet yang sedang mereka jalani. Jadi dengan mengkonsumsi makanan yang rendah kalori ditambah menjalankan aktifitas olah raga maka diharapkan timbunan lemakpun sedikit-demi sedikit bisa terkikis.

Lalu jenis makanan yang baik untuk diet itu seperti apa sih? Apakah makanan yang berasal dari kategori sayuran-sayuran, buah-buahan, atau makanan olahan yang dibuat sedemikian rupa sehingga mempunyai nutrisi yang tinggi tapi tetap rendah akan kalori.

Nah untuk itulah, kali ini kita sudah mengumpulkan info dari 25 jenis makanan sehat dari berbagai sumber yang dianggap sebagai makanan untuk diet terbaik. Apa sajakah itu, berikut kita sajikan infonya untuk Anda.

Daftar 25 Jenis Makanan Untuk Diet Terbaik

Makanan yang akan kita sampaikan ini berasal dari sayuran, buah-buahan, dan sebagian dari produk hewani. Semuanya dikenal sebagai makanan diet yang baik karena sering kali dijadikan bahan pada menu andalan bagi orang-orang yang sedang menjalani sebuah program diet. Ini dia daftarnya:

1. Sayuran berdaun hijau

Anda pasti tahu beberapa nama sayuran hijau seperti kangkung, bayam, sawi, selada, kale, chards swiss dan beberapa jenis sayuran berdaun hijau lainnya bukan. Nah ternyata, sayuran hijau tersebut memiliki beberapa sifat yang membuat mereka sempurna untuk diet atau penurunan berat badan.

Sayuran hijau sangat rendah akan kalori tetapi sarat akan kandungan serat. Selain itu mereka juga sangat bergizi dan sangat tinggi dalam segala macam vitamin, mineral, zat nabati dan antioksidan. Jadi mengkonsumsi sayuran hijau adalah cara yang bagus untuk meningkatkan volume makanan Anda, tanpa harus meningkatkan kalori yang masuk kedalam tubuh.

Bahkan sejumlah penelitian dan research berkali-kali menunjukkan bahwa sayuran hijau adalah makanan yang bagus untuk diet, dan juga dapat membantu kita melindungi dan mengurangi reksiko tubuh dari serangan penyakit jantung, diabetes, dan juga kanker.

2. Daging ikan salmon

Daging ikan salmon sebenarnya tidak memiliki kandungan zat khusus yang secara langsung mempengaruhi berat badan Anda. Namun, daging salmon kaya akan protein, vitamin D, namun rendah akan lemak sehingga cocok dan sering dijadikan menu makanan untuk diet sehat para pelaku diet.

Salmon juga sarat dengan asam lemak Omega-3 , yang telah terbukti membantu mengurangi peradangan, yang dikenal memainkan peran utama dalam obesitas dan penyakit metabolik.

Mengganti lemak daging merah dan junk food dalam diet Anda dengan daging salmon dapat mengurangi asupan kalori secara keseluruhan, hingga pada akhirnya akan membantu Anda kehilangan lemak tubuh. Namun, penting untuk fokus pada diet seimbang dengan berbagai macam makanan bergizi daripada mengandalkan satu item.

3. Sayuran dari keluarga Cruciferous

Sayuran dari keluarga Cruciferous seperti brokoli, kembang kol, kubis dan kubis Brussel sangat tinggi akan kandungan serat dan cenderung sangat mengenyangkan. Terlebih lagi, jenis sayuran ini juga biasanya memiliki kandungan protein yang banyak, bergizi, dan mengandung zat anti kanker.

Meski kandungan proteinnya tidak setinggi makanan yang berasal dari hewan atau kacang-kacangan, tapi protein sayuran dari keluarga Cruciferous ini jauh lebih tinggi dari kebanyakan jenis sayuran lainnya.

Kombinasi protein, serat dan kepadatan energi yang rendah membuat sayuran ini menjadi makanan yang sempurna untuk dimasukkan ke dalam menu makanan Anda, jika Anda berencana untuk menurunkan berat badan Anda.

4. Daging sapi tanpa lemak

Daging sapi tanpa lemak sering sekali dijadikan menu pilihan makanan untuk diet karena tinggi akan kandungan protein, namun rendah akan kandungan lemak. Dan pada 100 gr daging sapi setidaknya mengandung 27 gr protein hewani. Selain itu, daging sapi tanpa lemak atau lean beef mengandung banyak vitamin dan mineral penting, termasuk besi, seng, selenium, fosfor, vitamin B6, B12, niacin, bahkan asam lemak omega-3.

Penelitian telah menunjukkan bahwa meningkatkan asupan protein Anda sebanyak 25-30% dapat memotong hasrat untuk ngemil dimalam hari sebanyak 60%, dan bisa mendorong penurunan berat badan hampir satu pon per minggu hanya dengan menambahkan konsumsi protein pada diet Anda.

5. Dada Ayam

Selain ikan salmon dan juga daging sapi, ternyata dada ayam’pun merupakan pilihan makanan yang baik untuk diet. Bahkan daging ayam adalah makanan yang sangat populer di Amerika serikat. Pada 100 gr daging dada ayam setidaknya terkandung 24,4 gr protein, dan dari 3-ons dada ayam tanpa kulit, atau kurang lebih satu-setengah dari dada ayam, mengandung 142 kalori.

Sedangkan pada 3-ons dada ayam dengan kulit setidaknya terkandung 193 kalori dan 7,6 gram lemak. Jadi anda sebaiknya menguliti atau membuang terlebih dahulu kulit ayam untuk mengurangi jumlah kalori dan lemak yang terkandung pada dada ayam tersebut.

6. Kentang rebus

Banyak yang bertanya, kenapa kentang sering digunakan sebagai pengganti nasi. Padahal keduanya sama-sama merupakan sumber karbohidrat yang tinggi. Dan sudah barang tentu bagi kita yang awam tentu hal ini cukup membingungkan, tapi sebenarnya ada jawaban kenapa kentang sering dijadikan pilihan makanan untuk diet.

Indeks Glikemik atau Glycemic index (GI) adalah jawabannya. Jadi Glycemic index adalah nilai seberapa cepat karbohidrat yang terdapat pada makanan yang kita konsumsi dapat meningkatkan kadar gula darah di dalam tubuh. Atau dengan kata lain Glycemic index adalah nilai seberapa cepat karbohidrat diserap dan berubah menjadi gula darah didalam tubuh, dan nilai indeks tersebut di simbolkan dari angka (0 – 100)

Idealnya, makanan yang tidak menyebabkan kegemukan itu angka indeks glikemik nya ada dibawah angka 70, dan kentang rebus mempunyai Glycemic index sebesar 56-60 saja, sedangkan nasi yang sering kita konsumsi setiap hari ternyata angka glikemik nya sangat tinggi, yaitu 88-89. Yang artinya, nasi sangat cepat diserap tubuh menjadi gula darah, dan gula darah yang tinggi merupakan pemicu munculnya berbagai penyakit, termasuk diantaranya adalah masalah kegemukan dan perut buncit.

Nah sekarang Anda sudah tahukan kenapa kentang rebus lebih disukai untuk dijadikan makanan untuk diet daripada nasi.

7. Daging Ikan Tuna

Selain daging salmon, ternyata daging ikan tuna juga termasuk makanan sehat untuk diet loh. Setidaknya dalam 100 gr daging tuna terdapat 24 gr protein. Tuna juga mengandung asam lemak omega-3 sama seperti daging ikan salmon. Dan tidak ketinggalan, daging ikan tunapun mengandung sejumlah vitamin dan mineral seperti selenium, magnesium, potassium, dan niasin, vitamin B1, serta B6.

Daging ikan tuna biasanya disajikan sama seperti daging ikan salmon, seperti dibuat steak tuna dengan cara dipanggang, dengan tambahan sayuran hijau sebagai pelengkap. Dan salah satu contoh penggunaan ikan tuna dalam diet adalah seperti diet yang direkomendasikan oleh seorang binaragawan profesional Dave Draper, yaitu diet Tuna dan diet air

Jadi selama tiga hari, Anda disarankan minum kira-kira 2-4 liter air setiap hari, dan makan enam porsi ukuran sama tuna kaleng. Dan Anda dapat menghitung berapa banyak tuna yang harus dikonsumsi berdasarkan kebutuhan protein Anda. Jadi untuk setiap pon berat badan, Anda perlu mengkonsumsi 1,0-1,5 g protein setiap hari. Setiap 100 g porsi tuna mengandung 26 g protein. 

8. Kacang-kacangan

Beberapa jenis kacang dan polong-polongan dapat bermanfaat untuk menurunkan berat badan. Beberapa contohnya adalah kacang tanah, kacang hitam, kacang merah, dan beberapa jenis kacang lainnya. Jenis makanan untuk diet ini cenderung tinggi protein dan juga kaya akan serat, yang merupakan dua nutrisi penting yang telah terbukti menyebabkan rasa kenyang.

Selain itu, beberapa sumber juga menyebutkan bahwa banyak mengkonsumsi kacang-kacangan ternyata dapat mengurangi reksiko terkena jantung koroner sebesar 50%. Alasannya adalah, karena kacang-kacangan sedikit mengandung lemak jenuh dan banyak mengandung lemak tak jenuh.

9. Konsumsi Sup

Makanan diet dengan kepadatan energi yang rendah cenderung membuat orang makan lebih sedikit kalori. Dan kebanyakan makanan dengan kepadatan energi yang rendah adalah makanan yang banyak mengandung air, seperti sayuran dan buah-buahan. Tapi bisa juga berupa makanan olahan seperti sup. Dan salah satu jenis sup yang sering dijadikan makanan untuk diet adalah cabbage soup atau sup kubis. Bahkan nama sup ini juga digunakan sebagai nama diet itu sendiri, yaitu diet sup kubis.

Kebanyakan sup rendah akan kalori dan juga tinggi akan kandungan vitamin dan protein, terutama jika sup tersebut berisi sayuran dan sumber protein tanpa lemak seperti ayam dan kacang-kacangan. Bahkan beberapa jenis diet memasukan menu makanan sup sebagai cara drastis untuk menurunkan berat badan dengan cepat.

Diet ini adalah cara aman dan berkelanjutan untuk menurunkan berat badan. Namun, sebaiknya tetap membicarakan dengan dokter Anda sebelum memulai sebuah diet, terutama jika Anda memiliki kondisi kesehatan atau alergi tertentu.

10. Alpukat

Siapa yang tak kenal dengan nama buah yang satu ini. Rasanya yang khas dan daging buahnya yang lembut, membuat alpukat sangat nikmat saat disajikan sebagai jus, atau dibuat sebagai bahan campuran pada es campur. Tapi disamping itu semua, alpukat ternyata menyimpan kandungan nutrisi yang sangat luar biasa, seperti: vitamin C, vitamin B5, vitamin B6, potasium, folate, vitamin K, dan tidak ketinggalan sangat tinggi akan kandungan fiber atau serat.

Alpukat memang dikenal sebagai salah satu makanan untuk diet yang baik karena mengandung lemak yang tinggi, namun lemak yang dikandung oleh alpukat tersebut adalah lemak yang baik, yaitu jenis lemak tak jenuh tunggal. Dalam 1 buah alpukat, setidaknya terkandung 30gr  asam lemak omega 9, yaitu sejenis lemak unik yang konon bisa membantu mencegah lapar dan perasaan ingin ngemil.

Hal tersebut diketahui ketika sebuah penelitian yang dipimpin oleh Dr Joan Sabate, ketua Departemen Gizi di Loma Linda University di California, meneliti untuk mengetahui efek dari menambahkan setengah buah alpukat pada menu makan siang dengan efek makan siang tanpa menambahkan buah alpukat.

Penelitian Dr. Sabate ini bertujuan untuk memahami bagaimana konsumsi alpukat pada saat makan siang mempengaruhi rasa kenyang, gula darah, respon insulin dan perasaan ingin ngemil. Penelitian ini dilakukan pada 26 orang dewasa sehat yang memiliki kelebihan berat badan.

Hasil studi menunjukan, bahwa peserta yang diikut sertakan dalam penelitian ini, dimana mereka mengkonsumsi setengah alpukat segar di saat makan siang mereka, melaporkan bahwa sekitar 40 persen dari peserta merasakan pengurangan keinginan untuk makan dalam tiga jam setelahnya, dan 28 persen melaporkan penurunan keinginan untuk makan selama konsekuen lima jam.

11. Almond

Makanan untuk diet selanjutnya adalah almond. Siapa yang tidak kenal almond, camilan yang sangat renyah ini ternyata masuk dalam jajaran makanan yang dapat meningkatkan kesehatan metabolisme, bahkan dapat membantu program penurunan berat badan.

Almond konon memiliki jumlah protein, serat dan lemak sehat , dan beberapa nutrisi bermanfaat seperti kalsium, vitamin E, riboflavin, protein, dan niacin. Meskipun tinggi lemak, kacang-kacangan ini tidak menyebabkan kegemukan. Bahkan, beberapa studi menunjukkan bahwa orang yang makan kacang almond cenderung lebih sehat, dan lebih ramping, dibanding orang-orang yang tidak mengkonsumsinya.

Biasanya, almond digunakan sebagai camilan disaat lapar diluar jam makan. Konon, mengkonsumsinya sebagai camilan saja bisa membuat perut Anda kenyang. Atau disaat Anda sarapan, taburi bubur atau sereal Anda dengan irisan almond, atau disaat Anda makan malam, taburi  sup atau salad Anda dengan beberapa buah almond sehingga Anda akan mudah merasa kenyang dan makan menjadi lebih sedikit.

12. Cabai

Kalau untuk mengkonsumsi jenis makanan yang satu ini kayaknya orang Indonesia adalah juaranya. Karena hampir disetiap masakan, cabai selalu hadir untuk memberi rasa nikmat pada makanan yang menggunakannya. Tapi, apakah kita tahu kalau ternyata cabai mempunyai manfaat untuk membantu menurunkan berat badan.

Jika Anda tidak tahu, berikut ini penjelasan kenapa cabai bisa menurunkan berat badan seseorang. Jadi dalam buah cabai terkandung zat yang disebut capsaicin. Capsaicin adalah zat yang terbukti dapat membantu mengurangi nafsu makan dan meningkatkan pembakaran lemak didalam tubuh.

Jadi hanya dengan mengkonsumsi 1 gram cabai saja, nafsu makan seseorang bisa turun dan meningkatkan pembakaran lemak orang yang memakannya. Bahkan zat ini dijual dalam bentuk suplemen, dan bahan umum di banyak suplemen penurunan berat badan komersial. Namun sepertinya, jenis makanan untuk diet ini tidak berefek pada orang yang terbiasa makan makanan pedas, seperti orang Indonesia.

13. Jeruk Grapefruit

Dalam sebuah penelitian dari 91 penderita obesitas, mengkonsumsi setengah grapefruit segar sebelum makan bisa membantu penurunan berat badan sebesar 3,5 pon (1,6 kg) selama 12 minggu. Metoda penurunan berat badan menggunakan grapefruit ini dikenal dengan istilah grapefruit diet.

Grapefruit diet sendiri dikenal sebagai Holywood diet, karena sudah sejak 1930’an warga Amerika telah menggnakannya sebagai metoda diet jangka pendek karena dianggap memiliki enzim pembakar lemak.

Jadi, dengan mengkonsumsi setengah Grapefruit setengah jam sebelum makan konon dapat membantu Anda merasa lebih kenyang dan makan lebih sedikit kalori secara keseluruhan. Meski begitu, Anda yang memiliki keluhan lambung mungkin harus tetap hati-hati dengan salah satu makanan untuk diet ini. Konsultasikan dengan dokter adalah cara terbaik untuk menghindarkan diri dari hal-hal yang tidak diinginkan.

14. Virgin coconut oil atau minyak kelapa murni

Minyak kelapa yang dimaksud disini adalah Virgin coconut oil atau minyak kelapa murni, dan bukan minyak kelapa biasa yang sering digunakan untuk memasak. Minyak kelapa murni ini didapat dari daging buah kelapa (cocos nucivera) yang diproses selama 9 jam tanpa pemanasan, tanpa zat kimia, tanpa pemurnian, tanpa pemucatan, bahkan tanpa penghilang rasa.

VCO didominasi oleh kandungan asam lemak jenuh (90%), seperti asam laurat dan asam kaprilat yang keduanya termasuk kedalam asam lemak jenuh rantai sedang yang biasa disebut Medium Chain Fatty Acid (MCFA). Sedangkan sisanya yang 10% adalah asam lemak tak jenuh.

Diet VCO adalah nama diet yang menggunakan virgin coconut oil didalam dietnya. Caranya adalah dengan meminum VCO ini 3 sendok setiap hari. Yaitu 1 sendok sebelum atau sesudah makan saat pagi, siang dan sore hari. Untuk mengetahuinya secara lengkap Anda bisa membacanya di artikel cara alami diet dengan VCO.

15. Yoghurt

Makanan untuk diet yang terakhir adalah yoghurt. Makanan yang berbentuk seperti bubur atau es cream serta berasa asam ini merupakan olahan dari susu fermentasi bakteri ini dikenal sebagai makanan yang menyehatkan. Yoghurt mengandung bakteri probiotik yang dapat meningkatkan fungsi usus Anda, seperti Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus.

Selain itu, beberapa ahli juga mengibaratkan bahwa yoghurt adalah sebuah pabrik bakteri yang mampu memproduksi beraneka jenis vitamin yang bermanfaat bagi tubuh, seperti: asam folat, asam pantotenat, asam nikotinat, biotin, vitamin B12, serta vitamin B6. Selain itu, yoghurt juga mengandung sejumlah mineral seperti: kalsium, fosfor, dan kalium.

Bagi yang ingin memasukan makanan sehat untuk diet ini maka pilihlah jenis yoghurt yang tanpa gula. Kemudian konsumsilah kira-kira 400 mg yoghurt dalam sehari, untuk dua kali makan. Bisa dikonsumsi saat sarapan atau makan malam sebanyak 200 mg yang ditambah buah-buahan segar. Sedangkan 200 mg sisanya dijadikan cemilan  disela waktu makan Anda.

Tapi hati-hati yang mempunyai masalah maag akut, jangan sampai makanan untuk diet ini malah memperburuk kondisi Anda. Jadi untuk yang punya masalah maag maka disarankan untuk tidak mengkonsumsinya sebagai sarapan. Tapi konsumsilah saat waktu makan malam.

Akhirnya selesai juga admin share daftar makanan sehat untuk diet. Semoga informasi ini sedikit dapat membantu Anda dalam menentukan makanan-makanan apa saja yang disarankan saat kita menjalankan sebuah program diet. Akhir kata, semoga artikel 15 makanan untuk diet ini bermanfaat untuk kita semua.